Tanah usang kebun cinta


Tanah itu bagai semakin kontang..

Tiada lagi gelak tawa

Riang anak-anak berlarian

Tiada lagi girang gembira

Berkejaran mengisi petang

 

Angin sepoi2 bahasa…

Menyapa rambut..

Melalui birai mata..

Lalu menitik mutiara cinta..

Sunyi dan sepi..

Bagai menghiasi

Hati tua yang kian mati..

 

Tanah usang

Di kebun cinta ini

Terpahat sejuta memori

Bersama anak-anak kecil..

Yang tidak lagi mengerti

Malah tidak kenal erti dunia realiti

Hanya tahu berbicara

Tentang impian dan mimpi

 

Tanah usang

Dikebun cinta ini

Masih kukuh terpatri

Ingatan-ingatan lalu…

Saat dunia milik kita

 

Namun..

 

Di tanah usang..

Di kebun cinta ini..

Terdengar sayup…

Alunan lagu rindu..

Memori syahdu…

Lirih hati berbicara..

Tentang segunung cinta..

Buat anugerah dr yang ESA..

 

Hari demi waktu…

Detik terus berlalu..

Tinggallah terus si tua di tanah usang kebun cinta

 

Leave a comment

Filed under -life story-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s